Author: TIM SJB Genre: , , , ,
Rating

Minggu Biasa XXV (A)

Memberi Kesempatan

Yes 55:6-9; Flp 1:20c-24.27a; Mat 20:1-16a

Download1

Ungkapan Yesus dalam bacaan hari ini “Tuaian memang banyak tetapi pekerja sedikit” apakah memang relevan untuk zaman ini? Kalau kita memperhatikan begitu banyak jumlah pencari kerja yang tak sebanding  dengan jumlah lapangan pekerjaan. Hal itu mengakibatkan begitu banyak orang menganggur. Apakah karena gaji atau apa?

Sekarang mari kita teliti bacaan injil kali ini. Si empunya kebun itu melihat banyak orang yang “menganggur di pasar”. Tidakkah ini aneh? Benar. Pasar itu jelas bukan tempat orang yang menganggur. Itu adalah tempat yang paling riuh dan sibuk di seluruh dunia. Maka kalau sampai ada yang menganggur di pasar, orang-orang ini pasti punya cacat atau kelemahan sehingga mereka dibiarkan saja. Siapa yang mau mempekerjakan orang yang cacat? Kita makin yakin dengan hal ini kalau mendengar jawaban mereka yang dipanggil pada pukul lima petang: “Karena tidak ada orang yang mengupah kami…” Dengan kata lain, mereka itu disingkirkan dengan sengaja karena sesuatu sebab. Bagaimana perasaan mereka ketika ditawari pekerjaan, meski tak tahu akan digaji berapa? Tentu, mereka senang sekali! Itulah yang mereka harapkan sepanjang hari: mereka ingin diberi kesempatan!

Kesempatan seringkali menjadi berkat yang sangat jarang dan mahal. Pun dalam dunia kita, gereja, masyarakat, pekerjaan, relasi. Orang yang mendapat kesempatan itu jarang. Orang yang dekat dan paling bisa kita sayangi itulah yang kerapkali menjadi sasaran pertama. Apakah kita berani memberi kesempatan kepada orang lain dalam banyak hal kehidupan? atau kita hanya mau bermain seputar orang terdekat kita? Mari memberi kesempatan. Mari memberi ruang. Ini secara teori mudah… perlu ada orang nekad yang berani memberi kesempatan, seperti Yesus sendiri…

Pst. Yulius Hirnawan, OSC

Leave a Reply


  • Paroki St. Laurentius
  • Paroki St. Laurentius
  • Sekretariat Paroki St. Laurentius